Budaya dan Lingkungan Organisasi

Budaya dan Lingkungan Organisasi : Kendala-Kendala
1. Manajer : Maha Kuasa atau Simbolis
Pandangan Maha Kuasa :
• Bahwa para manager bertanggung jawab secara langsung atas keberhasilan atau kegagalan organisasi, kegagalan atau keberhasilan prganisasi itu disebabkan karna kekuatan – kekuatan diluar manajemen.
Parameter keleluasaan manajer.

Pandangan simbolis mengemukakan bahwa kemampuan manajer untuk mempengaruhi hasil itu terpengaruh oleh faktor luar.
2. Budaya Organisasi
Budaya organisasi adalah sebuah system makna dan keyakinan bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang menentukan, dalam tingkat yang tinggi, bagaimana para pegawai bertindak. Disetiap organisasi terdapat nilai, simbol, ritual, mitos, dan praktik-praktik yang telah berkembang sejak lama sekali. Jadi budaya itu sendiri adalah persepsi, bersama, dan deskriptif.
Dimensi Budaya Organisasi

Budaya kuat VS Budaya lemah, budaya dimana nilai kunci secara giat di anut dan di ikuti secara luas, mempunyai pengaruh yang kuat pada anggota organisasi.
Bagaimana suatu budaya organisasi diciptakan dan dipelihara?

Bagaimana para karyawan mempelajari budaya
• Cerita, narasi yang bisa meningkatkan spirit organisasi
• Ritual (upacara), urutan kegiatan berulang-ulang yang meneguhkan organisasi
• Simbol materi, asset fisik yang meningkatkan prestos organisasi
• Bahasa, akronim dan jorgan tim, prase, dan kata yang mempunyai arti spesifik pada organisasi
Keputusan manajer yang dipengaruhi oleh budaya
a. Perencanaan
 Tingkat perencanaan resiko
 Apakah perencanaan dikembangkan oleh tim atau individu
 Tingkat pembacaan lingkungan
b. Pengorganisasian
 Berapa banyak otonomi yang didesain pada pekerjaan karyawan
 Apakah pekerjaan dikerjkan secara individu atau tim
 Tingkat interaksi manajer departemen bersama yang lain
c. Kepemimpinan
 Tingkat manajer konsern terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan
 Tipe kepemimpinan yang tepat
 Apakah semua pertentangan yang konstruktif dieliminasi
d. Pengendalian
 Apakah mengadakan external controls atau mengijinkan pekerja mengendalikan tindakan yang dilakukan
 Kriteria apa yang ditekankan dalam mengevaluasi performansi pekerja
 Reaksi apa yang akan terjadi apabila budget kegiatan tidak mencukupi
3. Kendala-kendala budaya organisasi yang dihadapi oleh para manajer
Seperti apakah budaya yang inovatif itu? Yaitu budaya dengan tantangan dan keterlibatan, kebebasan, kepercayaan dan keterbukaan, waktu untuk ide, kejenakaan/humor, dan pemecahan konflik.
Banyak cara menciptakan budaya yang tanggap terhadap konsumen seperti: memberikan kewenangan luas terhadap pekerja, memberikan peraturan yang jelas terhadap pekerja, merekrut pekerja yang interes terhadap pelayanan konsumen,dll.
4. Lingkungan
Lingkungan eksternal adalah kekuatan atau lembaga diluar organisasi yang berpotensi dalam mempengaruhi kinerja organisasi. Lingkungan eksternal dibagi menjadi dua komponen yaitu lingkungan khusus dan lingkungan umum.

About these ads
This entry was posted in Pengantar manajemen. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s